The Wedding of

Kepada Yth. Bapak/Ibu/Saudara/i
Mohon maaf jika ada kesalahan penulisan nama/gelar.

Ya Tuhan Yang Maha Pengasih, anugrahkanlah kepada pasangan ini tanpa terpisahkan, panjang umur, semoga pernikahan ini dianugrahkan putra-putri dan cucu yang memberi penghiburan, tinggal di rumah yang penuh kebahagiaan.
(Reg Weda X. 85.42)
Atas Asung Kertha Wara Nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir pada Acara Pawiwahan (Pernikahan) kami:
Sang Putu Putra Diksotama
putradiksotamaPutra pertama dari pasangan
Bapak Sang Nyoman Kaler Sutama
&
Ibu Ni Ketut Sudarmini
&
Luh Candra Hita Mahayu
cacamahayuPutri pertama dari pasangan
Bapak I Ketut Triguna Adi
&
Ibu Ni Ketut Widhi Ayu Diah Suastini
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami sekeluarga, apabila Bapak/Ibu/Saudara/I berkenan hadir dan memberikan doa restu kepada kedua mempelai pada:
Pawiwahan
11
Pukul 08.00 WITA – Selesai
Jl. Cendrawasih No.34, Kabupaten Bangli, Bali
Resepsi Pernikahan
12
Pukul 11.00 – 18.00 WITA
Jl. Cendrawasih No.34, Kabupaten Bangli, Bali
Jl. Cendrawasih No.34, Kabupaten Bangli, Bali
Klik tombol diatas untuk membuka maps
RSVP
Mohon bantu kami mempersiapkan semuanya dengan lebih baik dengan konfirmasi kehadiran Anda di acara pernikahan kami melalui formulir RSVP berikut:
Wedding Wishes
Kirim doa & ucapan untuk mempelai
Wedding Gift
Tanpa mengurangi rasa hormat kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i bermaksud untuk memberikan hadiah pernikahan, silahkan berikan hadiah anda melalui transfer ke rekening berikut:

Nomor Rekening
7670338562
Atas nama
Sang Putu Putra Diksotama

Nomor Rekening
1450014201632
Atas nama
Luh Candra Hita Mahayu
Love Story
Kami pertama kali bertemu pada tahun 2018 di kampus yang sama, Politeknik Keuangan Negara STAN. Saat itu, kami hanya sebatas saling tahu tanpa banyak interaksi. Setahun kemudian, tepatnya pada 2019, kami mulai lebih akrab melalui pengalaman di organisasi dan event yang sama. Namun, kala itu kami masih memiliki pasangan masing-masing sehingga hubungan kami sebatas pertemanan.

Awal tahun 2020 menjadi titik balik. Saat pandemi melanda, kami sama-sama berstatus single setelah tidak berhasil di hubungan sebelumnya. Di tengah situasi itu, terbentuk sebuah lingkaran pertemanan dengan beberapa teman yang rumahnya berdekatan.
Dari situlah kami mulai sering menghabiskan waktu bersama—berpergian, nongkrong, hingga berbagi cerita. Hubungan persahabatan kami pun semakin akrab—love and hate relationship. Diwarnai canda, iseng, dan sedikit berantem, layaknya Tom and Jerry.

Suatu hari, ketika sedang bercanda di depan pedagang sempol, tercetus sebuah kalimat iseng: “Kalau aku 25, kamu 26, dan kita belum punya pasangan, gimana kalau kita nikah aja?” Siapa sangka, kalimat yang awalnya hanya gurauan itu justru menjadi doa yang kini terwujud.
Hingga akhirnya, pada November 2021 kami memutuskan untuk saling berkomitmen dan menjalin hubungan yang lebih serius. Perjalanan kami tidak selalu mudah. Di awal 2022, kami harus menjalani hubungan jarak jauh—Sumatra dan Lombok. Namun, jarak tidak pernah menjadi penghalang. Justru dari sana, keyakinan kami semakin kuat untuk melangkah bersama.
Dan kini, tibalah saatnya kami menepati ucapan sederhana yang dulu hanya dianggap gurauan. Dengan penuh syukur, kami bersiap melangkah ke jenjang yang lebih serius, membangun rumah tangga kecil kami, dan memulai perjalanan baru sebagai pasangan seumur hidup.

Merupakan suatu kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenaan hadir untuk memberikan doa restu kepada kami. Atas kehadiran dan doa restunya kami ucapkan terima kasih.

Kami yang berbahagia,

Exclusive Online Invitation by
Kamiundang.com


